Spiga

Tehnik Bertrading Forex

Common Guidelines (Petunjuk Umum)

Plan your trade and trade your plan: You must have a trading plan to succeed. A trading plan should consist of a position, why you enter, stop loss point, profit taking level, plus a sound money management strategy. A good plan will remove all the emotions from your trades.

Rencanakan Trading Anda dan Tradingkan: Anda harus berencana untuk sukses dalam bertrading. Buat Rencana posisi, kenapa anda bertransaksi, point berapa yang akan anda tutup, keuntungan level keuntungan dll. Rencana terbaik akan menghilangkan semua emosi anda dalam bertrading.

The trend is your friend: Do not buck the trend. When the market is bullish, go long. On the reverse, if the market is bearish, you short. Never go against the trend.

Tren adalah Teman anda: jangan seperti rusa jantan ketika market menunjukkan gejala yang meningkat lakukan transaksi LONG, dan jika terbalik maka anda dapat melakukan transaksi SHORT dan JANGAN Pernah melakukan transaksi melawan artinya melakukan posisi LONG dan SHORT secara bersamaan.

Focus on capital preservation:
This is the most important step that you must take when you deal with your trading capital. You main goal is to preserve the capital. Do not trade more than 10% of your deposit in a single trade. For example, if your total deposit is $10,000, every trade should limit to $1000. If you don't do this, you'll be out of the market very soon.

Fokus pada pemeliharaan modal: Ini berarti langkah yang sangat terpenting bahwa anda harus meletakkan transaksi lewat modal trading anda. Tujuan utama anda adalah melindungi dan menjaga modal anda dari kerugian, Jangan bertrading lebih dari 10% dari deposito anda dalam 1 x trading. Sebagai contoh jika total deposito anda $10,000, setiap trading yang anda lakukan harus dengan batasan $1000 Jika ANDA TIDAK MELAKUKAN INI MAKA ANDA AKAN KELUAR/RUGI DARI MARKET DENGAN CEPAT.

Know when to cut loss: If a trade goes against you, sell it and let go. Do not hold on to a bad trade hoping that the price will go up. Most likely, you end up losing more money. Before you enter a trade, decide your stop loss price, a price where you must sell when the trade turns sour. It depends on your risk profile as of how much you should set for the stop loss.

Perkirakan Cut Loss: Jika anda bertrading secara berlawanan, segera jual. Jangan berangan -angan didalam kesulitan dan mengharap bahwa harga akan naik. Sangat mungkin, anda akan sangat rugi lebih dari yang anda angan-angankan sebelumnya. Sebelum anda bertransaksi tentukan STOP LOSS, sebuah harga yang mesti anda jual ketika berbalik arah.

Take profit when the trade is good: Before entering a trade, decide how much profit you are willing to take. When a trade turns out to be good, take the profit. You can take profit all at one go, or take profit in stages. When you've recovered your trading cost, you have nothing to lose. Sit tight and watch the profit run.

Menerima Profit ketika bertrading dengan baik: Sebelum masuk trading, tentukan dulu berapa banyak profit yang akan anda terima. Ketika trading yang anda lakukan bagus maka anda akan mendapatkan profit. Anda dapat menerima semua profit sekali transaksi atau mendapatkan profit berlipat-lipat.

Be emotionless: Two biggest emotions in trading: greed and fear. Do not let greed and fear influence your trade. Trading is a mechanical process and it's not for the emotional ones. As Dr. Alexander Elder said in his book "Trading For A Living", if you sit in front of a successful trader and observe how he trades, you might not be able to tell whether he is making or losing money. That's how emotionally stable a successful trader is.

Jaga Emosional: 2 emosi besar dalam trading KERAKUSAN dan KEKHAWATIRAN. Pastikan anda jangan RAKUS dan KHAWATIR dalam bertrading. Trading adalah proses mekanik dan dengan emosi anda tidak akan bisa membantu nya. Dr. Alexander Elder mengatakan dalam bukunya "Trading For A Living", jika anda duduk di depan seorang Trader Sukses dan mengamati cara dia bertrading, tenaga anda tidak akan mempengaruhi profit atau loss nya uang anda. dan pastikan bahwa Jaga Emosi anda yang menentukan KESUKSESAN ber TRADING.

Keep a trading journal: When you buy a currency or stock, write down the reasons why you buy, and your feelings at that time. You do the same when you sell. Analyze and write down the mistakes you've made, as well as things that you've done right. By referring to your trading journal, you learn from your past mistakes. Improve on your mistakes, keep learning and keep improving.

Jangan Tinggalkan News atau surat kabar: Ketika anda melakukan transaksi, tulis ketika musim down knp anda membeli? dan pasang feeling setiap waktu. analisa dan tulis penurunan atas kesalahan yang telah anda lakukan.

When in doubt, stay out: When you have doubt and not sure where the market or stock is going, stay on the sideline. Sometimes, doing nothing is the best thing to do.

Ketika ragu, hentikan: Ketika anda ragu-ragu dan tidak yakin bahwa market atau stock maka jangan anda lakukan.

Do not overtrade: Ideally you should have 3-5 positions at a time. No more than that. If you have too many positions, you tend to be out of control and make emotional decisions when there is a change in market. Do not trade for the sake of trading.

Jangan OverTrade: Idealnya Anda harus memiliki 3-5 posisi trading dalam waktu yang bersamaan. Jangan lebih dari itu. Jika anda sudah kelewatan, anda pasti akan lepas kontrol dan anda akan susah mengontrol emosi ketika perubahan market berlangsung tanpa kendali.